Sabtu, 27 Oktober 2012

Analisis Jaringan Komputer



Analisis Jaringan Komputer
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUm66zktptsrw9BrCX1wRwObEQN_hljCVnbKRR1XY76Gg45-LsHAr5MABd6L4EBLIQGJINFOVA2GcF6sQhQVE26Q-FSYjJUwwDAEwYrTwR4Su4Vof3QY7oSVRePoY1RMQrIMlWXiFHOpif/s200/analisis.jpg
Analisis jaringan juga dikenal sebagai ‘protocol analysis’ merupakan seni mendengarkan (listening) dalam komunikasi data & jaringan biasanya dilakukan untuk memastikan bagaimana peralatan-peralatan berkomunikasi dan menentukan kesehatan dari jaringan tersebut.
Beberapa tugas yang dilakukan selama sesi analisis jaringan adalah sebagai berikut :
  1. Menyadap jaringan
  2. Menangkap trafik yang diinginkan
  3. Melihat trafik yang telah ditangkap
  4. Menyaring dan hanya melihat trafik yang diminati
  5. Dokumentasi temuan
Sebagai contoh, mungkin saja kita tertarik pada trafik dari dan ke sebuah server HTTP pada sebuah jaringan. Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menganalisa trafik dari dan ke sebuah severHTTP pada sebuah jaringan adalah :
  • Hubungkan peralatan analisa ke interface yang terhubung ke server
  • Tangkap semua trafik dari dan ke server
  • Perhatikan trafik untuk mengenali paket yang tidak berguna
  • Saring dan hanya memperhatikan trafik broadcast dari server
  •  Dokumentasi penyebab broadcast.

Jumat, 26 Oktober 2012

Bentuk - bentuk Jaringan Komputer



Setiap bentuk atau topologi memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media,  seperti twisted pair, coaxial cable, optical cable, maupun wireless.  
Adapun bentuk jaringan sebagai berikut :

  • Topologi Bus
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ-wmNg4cQe_aeRSSQdRyfMGEwakvOLbuXriBm7Ib4JX8BGkyUegtHIcTo2cxnnuTcuIBo5l8r12N0ZcTDLze29dwVRmPBQ-MhF50VQ1YzLkal_DqVgxgb1OFU86r1QbMh-UuL-czvhEpn/s320/bus.jpg

Topologi Bus
  1. Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
  2. Umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
  3. Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision;
  4. Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus  maka seluruh jaringan akan terhenti. 
  • Topologi Ring
Topologi mempunyai karakteristik sebagai berikut 
  1. Lingkaran tertutup yang berisi node-node
  2.  Sederhana dalam layout.
  3. Signal mengalir dalam satu arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur) dan memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
  4. Problem: sama dengan topologi bus
  5. Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAJ1L82VGBBJ4WHzGTsuNC7Ayf655WEKn3OSnXpONIjY281F5P1lGQJ3fkTUxWiNwTmEbx86C2OL5aF-LZxVUWYYyjyy7S183UUvNVLgC4JV4PhUDPr7bqwrpJvDWL5djm-2TG2NMbUJ9V/s1600/ring.png
Topologi Ring
  • Topologi Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut 
  1.  Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  2. Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
  3.  Keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.
  4. Dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya meng-handel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRrDf3IM_-SPF_J38yJkIaT3ao0vNXeeR7A5uMi4rEbmMraHOB6d5BciLzC150cCkob3OrYxl3uvj8WYl-M1WuDd3KSmxTXZvD6v6RhzwVwDufHi07Ofg-JaExdbmmE1tIkjaPaRxOVCM-/s1600/star.png

Topologi Star

  • Topologi Mesh
Mesh topology dibangun dengan memasang link diantara station-station. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebuah jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil.
Topologi ini secara teori memungkinkan. Akan tetapi, tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk diimplementasikan. Mesh topology memiliki tingkat redundancy yang tinggi sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjykSdg-jGnh1WYaly2b4bv96ghpj1bPEIdStPPEljuPjN0o3R62dDxLaMUz7lmzr3BRnWZK-AUI1U7wlAgaWV0Qgk89N1gbcZvfqajwDGtfBCTro5pO9ITzTOdPp649o_Z4dngg0_a45d1/s200/messs.jpg

 Topologi Mesh

Kamis, 25 Oktober 2012

Cara Setting Jaringan Komputer



Sebelum komputer terkoneksi dalam sebuah jaringan terlebih dahulu harus terpasang semua perangkat keras yang dibutuhkan .Jadi setelah perangkat keras terpasang semua selanjutnya kita melakukan settingan agar komputer bisa terhubung kedalam satu jaringan yang sama.

Sistem operasi yang digunakan harus mendukung protokol yang digunakan untuk koneksi antar jaringan, Protokol yang sering dipakai dalam jaringan tiada lain adalah protokol TCP/IP

Berikut tata cara melakukan setting jaringan sebagai berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLGsVtX-NKakvHxWS3iQ1NZn3TAqnYkQWZQlxsixtJ-9qpqjISkhzhEPyKqm9ytRZVsqVRLA9Ks-EWRMJX0Ou_tRTVNqsmo_TgJYyyZ9gddSHlMIZ5k7oK4-yNWe6nN1W_FoX5PgWbvvb3/s320/netwok+konnection.jpg
  • Pakai star menu --> pada kontrol panel next Network Connection
  • Klik kana pada area Network Konnetion kemudian pilih properties


Network Connetion --------->
  • Pada Tab General Klik menu Internet Protokol TCP/IP dan klik Properties

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_XFHCrn6tGDHvJh-uJ07GprxrjyiCC2iCKmcvy6UZw-c64PE3ZCIFKG2TvFzskn9zvKwi4ciofja6BQr6cgb7kYTaf242QWlDo69ltDx0URkh-urCY-EeuMG43uKNBjq0v436UrQTAv78/s1600/tcp+ipx.jpg

Lan Properties
  • Tuliskan alamat IP address yang dikehendaki misalnya 192.168.0.01 sedangkan subnet mask 255.255.255.0 dan perlu duperhatikan masing -masing komputer memiliki no IP Address yang berbeda-beda

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjH6M0Nipdi-rF8mUwvtzdMVFU_zvgVRo9P0rjeia9wMW_dfBUG2SC4AzTEynb0xuO0JR0FcvrEMmxCpBGBE395V3cEQiLZWdBwUvT1dSP0yRg0fhqctZIpGf13LZkz9hf-0HyD2UrywjFZ/s320/pengisian+IP.jpg

Form Pengesian IP Address.

  • Lakukan testing dengan cara pada c prompt ketik  C: Ping 192.168.0.01
  • Jika komputer replay bararti komputer sudah terhubung kedalam jaringan yang sama